Kamis, 14 November 2013

How to REACH Forgiveness

1. Recall the Hurt!
di tahap pertama ini, kita hadirkan kembali peristiwa2 menyakitkan yg belom bisa kita maafkan... TAPI... coba lihat dengan lebih objektif, maksudnya... coba kita lihat dari sisi si pelaku... kira2 kenapa ya dia melakukan itu sama kita? sengaja gak ya? atau jangan2 malah ada tujuan baiknya? atau apa? nah, coba analisa dengan lebih objektif :)
2. Empatized with Someone Who Hurt You
kalo udah bisa lebih objektif, coba deh kita berempati sama si pelaku... bayangin kalo kita adalah si pelaku, enak gak ya kira2 gak dapet kata MAAF dari kita? si pelaku pasti punya rasa bersalah karena gak kamu maafin... iya, dia bisa dan mungkin aja PANTES untuk dapetin itu, tapi... HEY! kamu mau membiarkan itu? kamu mau menjadikannya selalu merasa bersalah SEPANJANG HIDUPNYA karena kamu? yuk belajar jadi pribadi pemaaf :)
3. Altruistic Gift of Forgiveness
jadi... kalo kita memaafkan si pelaku, dampaknya ada dua... bagi diri kita dan si pelaku... bagi kita, kita berarti udah sukses dari belenggu rasa marah, kesel, kecewa, dll... yg pastinya akan melegakan bukan? seorang yang tidak memaafkan diibaratkan seperti minum racun, tapi berharap si pelaku yang akan mati. mustahil? yap! jadi yuk terus belajar memaafkan.... bagi si pelaku, dia akan ngerasa sangat berterimakasih sama kamu... dia akan mendapatkan pembelajaran dan pengalaman yang sangat berharga, dan itu karena kata MAAF dari KAMU. keren kan?
4. Commit to Forgive
yap! kita pastiin diri kita emang MAU memaafkan... MAU BEBAS dari belenggu negatif2 selama ini... berjanji sama diri sendiri, kalau kita bener2 IKHLAS untuk memaafkan... buang emosi2 negatif dalam diri... tuliskan perasaan2 tersebut dan buang jauh, bakar, musnahkan... sebagai simbolisasi hilangnya emosi negatif yang ada di dirimu...GANTIKAN! dengan hal yang lebih positif... ya, MEMAAFKAN...
5. Hold on when Doubt Arise
tahan! ya... ketika keraguan untuk memaafkan datang lagi... ingat kalau kita ingin belajar menjadi LEBIH BAIK... coba buat apresiasi untuk dirimu sendiri, tuliskan di suatu kertas yang layak... bahwa kamu saat ini, detik ini MAU MEMAAFKAN... semua yang telah dia beri kepadamu... adalah suatu PEMBELAJARAN.. suatu PENGALAMAN yang pastinya akan membuatmu jauh LEBIH BAIK... ketika keraguan datang lagi... ambil kertas tadi sebagai pengingat bahwa kamu sudah pernah MEMAAFKANNYA.

*semua tahapan ini tentunya harus diresapi lagi dan lagi, memaafkan bukan perkara mudah... tidak mudah bukan berarti tidak mungkin... bismillah, kembalikan semuanya kepada SANG PEMAAF.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar